Pintu Shoji

Sangat Digemari Di Jepang, Ini Dia Material Untuk Partisi Ruangan

Kamu pasti nggak asing lagi sama dekorasi rumahan. Yup, dekorasi memang jadi salah satu bagian krusial saat kita ingin menempati rumah baru ataupun mendekor tempat tinggal yang sudah ada. Di Indonesia sendiri banyak sekali pengrajin dekorasi rumahan yang laris manis dan bersaing ketat karena banyaknya peminat yang berdatangan ke toko mereka. Banyaknya tips dan trik untuk mendekor ruangan juga membuat banyak pihak akhirnya tergiur untuk mendokrasi rumah secantik mungkin sesuai dengan kesukaan masing-masing individu.

Tak hanya di Indonesia, Jepang juga merupakan salah satu negara yang menjunjung tinggi dekorasi. Orang Jepang yang terkenal rapi dan disiplin, sangat memperhatikan hal detail semacam dekorasi ruangan. Kamu pasti pernah menonton kartun atu anime Jepang bukan? Kartun seperti Doraemon yang memiliki rumah khas ala orang Jepang memiliki satu dari sekian banyak poin dalam rumah mereka.

Pintu geser, yup pintu orang Jepang memiliki fungsi membuka ke samping. Pada akhirnya, pintu bergeser itu menjadi dekorasi wajib bagi rumah Jepang.

Dekorasi Partisi Rumah, Sliding Door 

 

Pintu Shoji

Kegunaannya sebagai pintu, baik itu pintu utama, samping, atau belakang. Pintu yang digeser menjadi salah satu dekorasi rumah yang ciamik dan patut diperhitungkan. Fungsi utama sebagai pintu juga bisa ditambahkan sebagai fungsi yang lainnya yaitu untuk partisi atau penyekat ruangan, dari satu ruang ke ruang yang lainnya.

Pintu yang di geser tersebut atau sliding door, biasa disebut sebagai Shoji. Shoji sebagai desain interior khas orang jepang bisa digunakan untuk pintu ataupun jendela pemisah antar ruangan. Elemen yang sangat penting karena sangat berguna untuk memisahkan ruang, juga memberikan nilai khas budaya Jepang.

Material Shoji

Material Shoji

Shoji pada rumah-rumah modern ala Jepang, memiliki material dari kertas tembus cahaya sebagai permukaannya dan kayu sebagai kerangka Shoji. Seiring berjalannya waktu, kertas tembus cahaya tersebut digantikan dengan gelas kaca dengan kerangka yang tetap menggunakan kayu.

Selain kegunaannya sebagai partisi ruangan dan estetika yang khas ala orang Jepang, bentuk Shoji juga memiliki alasan untuk menghemat besar ruangan. Pintu geser Shoji ini di nilai lebih efisien dibandingkan dengan pintu yang biasa, karena pintu yang terbuka ke luar dan ke dalam memakan lebih banyak tempat ketimbang Shoji.

Kacanya yang besar pada Shoji pun memiliki fungsi untuk masuknya sinar matahari ke dalam ruangan, dibandingkan dengan pintu konvensional yang hanya kayu. Shoji dinilai tidak akan menghalangi cahaya matahari dan dapat dengan leluasa melihat pemandangan di luar.

Orang Jepang biasa menggunakan material gelas kaca dan kayu sebagai bahan utama. Ada juga bahan lainnya seperti, bambu.

Bambu dinilai memiliki kesan alami yang bagus. Dengan pewarnaan dan desain yang tepat, material bambu bisa digunakan untuk sliding door ala Jepang, Shoji. Bambu juga dinilai kokoh dan tidak biasa, sehingga untuk kamu yang ingin menciba material baru, bambu bisa menjadi pilihan untuk membuat Shoji.

Selain bambu, ada beberapa material lainnya juga yang digemari orang Jepang, yaitu material fiber. Terkesan sama dengan gelas kaca, fiber memiliki ciri khas pada tampilannya yang lebih halus dan cenderung buram. Fiber juga memiliki sifat yang elastis, sehingga saat pemasangan bisa lebih mudah dipotong untuk dekorasi rumah kamu. Fiber juga memiliki kelebihan sebagai material yang mudah dibersihkan. Jadi jangan khawatir jika pintu memiliki kotoran membandel karena, bahan yang ringan dan buram memberikan keuntungan agar mudah dibersihkan. Rumah cantik, dekorasi bersih, sungguhlah impian semua orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *