Perbandingan Harga Bata Ringan dan Bata Merah

Kebimbangan Memilih Harga Bata Ringan atau Merah

Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, khususnya dalam bidang teknik sipil, penemuan bahan bangunan secara terus menerus bermunculan. Bahkan, dalam satu dekade ini, kita melihat struktur kuda-kuda menggunakan bata ringan, atap menggunakan pre-fabrikasi hingga penutup dinding bagian luar menggunakan spandek. Khusus untuk bahan pengisi dinding, sekarang kita bisa memilih beragam jenis mulai dari bata merah hingga bata ringan. Biasanya, ketika akan melakukan pembelian, harga bata ringan dan merah lah yang sering membingungkan.

 

Bata Merah untuk Bahan Konstruksi

Menggunakan bata merah untuk bahan konstruksi memang sering kita lihat, bahkan dari zaman dulu, batu bata jenis ini tidak pernah kehilangan pamornya. Hingga sekarang, bahan material ini masih menjadi pilihan masyarakat, walaupun banyak penemuan di bidang bahan bangunan seperti batako press hingga bata ringan. Hal tersebut masih dimaklumi karena masyarakat sudah sangat yakin dengan ketahanan yang dimiliki oleh bata merah ini.

Bata merah merupakan bata yang dibuat dengan bahan dasar tanah kemudian dicetak serta dibakar menggunakan suhu tinggi, sehingga bata akan mengering kering, berwarna kemerahan dan mengeras. Tanah yang dipergunakan untuk membuat bata ini bukan tanah sembarangan, namun tanah yang liar sehingga dapat menyatu dengan baik.

 

Penggunaan Bata Ringan

Memiliki tingkat kerataan yang cukup baik serta ringan, bata ringan saat ini menjadi primadona. Tak jarang, harga bata hebel atau ringan di pasaran selalu diburu karena kelebihan yang ditawarkannya seperti proses pemasangan yang relatif cepat. Bila dibandingkan dengan bata tradisional, hebel mempunyai dimensi yang presisi serta kerataan permukaannya juga sangat baik. Keunggulan inilah yang akan mempercepat proses pengerjaan bangunan. Selain itu bobotnya yang ringan juga akan mempermudah proses pemasangan bata, sehingga hasil yang diperoleh akan lebih rapi.

 

Perbandingan Harga Bata Ringan serta Bata Merah

Untuk masalah harga, kita bisa menghitung kebutuhan bata untuk dinding 1X1 meter. jika menggunakan bata merah jenis oven, harga bata ini di banderol dengan harga Rp 900 untuk per bijinya. Dalam 1 meter, kita membutuhkan kurang lebih 63 bata merah sehingga Rp 900 X 63 bata merah = Rp 56.700 kurang lebih. Harga ini akan Anda dapatkan jika Anda memperoleh harga batu bata merah Rp 900.

Sedangkan jika menggunakan bata ringan, dalam satu meter, kita membutuhkan kurang lebih 9 biji bata ringan berukuran besar. Dengan harga batu bata jenis ini Rp 10 ribuan per biji, berarti 9 biji bata X Rp 10.000 = Rp 90.000.

Meskipun bata merah terlihat lebih murah dibandingkan dengan bata ringan, namun Anda harus mengingat bila perekatan batu merah harus menggunakan semen dan pasir, sedangkan untuk bata ringan menggunakan semen instan, harga semen instan memang sedikit lebih dibandingkan dengan semen biasa untuk per kilogramnya semen instan memiliki harga Rp 4.000 kurang lebih. Namun, untuk pemasangan bata merah, kita harus menggunakan campuran semen dan pasir, sehingga pengeluaran yang harus dipenuhi jauh lebih besar.

Namun, harga di atas hanyalah angka rata-rata, karena tidak semua daerah memiliki harga bata ringan dan bata merah oven demikian, mungkin Anda berada di daerah penghasil batu bata, sehingga nantinya harga rata-rata bata yang akan Anda dapatkan jauh lebih murah dibandingkan dengan lainnya. Jangan lupa, dua jenis bata ini juga mempunyai kelebihan serta kekurangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *